Partisipasi Masyarakat Dalam Pilkades di Garut Selatan Mencapai 70%

By: Dinas Komunikasi dan Informatika
6 hari yang lalu
Dibaca: 18

GARUT, Banjarwangi - Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman melakukan monitoring pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2021 di daerah Garut Selatan diantaranya Kecamatan Pakenjeng, Bungbulang, Caringin, Mekarmukti, Cikelet, Pameungpeuk, dan Banjarwangi, Selasa (08/06/2021). 

Wakil Bupati Garut dr. Helmi Budiman mengatakan pada umumnya pelaksanaan pilkades di wilayah selatan Garut berjalan lancar namun ada beberapa catatan yaitu perlu ditingkatkan lagi protokol kesehatannya. “Pada umumnya alhamdulilah berjalan dengan lancar cuman memang ada beberapa catatan mulai dari protokol kesehatan, jadi ini harus lebih tepat lagi tentu kita tidak menginginkan adanya cluster yang disebabkan oleh pilkades,” ucapnya saat berkunjung di TPS Ciudian, Banjarwangi, Selasa (8/6/2021).

Wabup Helmi juga menerangkan, terkait protokol kesehatan sudah lengkap, akan tetapi masyarakat masih kurang dalam hal jaga jarak pada saat pilkades. “Oleh karena itu tadi saya lihat kalau yang namanya sabun, handsanitizer itu sudah lengkap. Masker saya lihat sudah lengkap tadi,  datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) pakai masker, yang susah itu terkait dengan jaga jarak mudah-mudahan tidak terjadi cluster,” terangnya.

Wabup menambahkan partisipasi masyarakat yang mengikuti pilkades di Garut Selatan sangat bagus, yaitu berada di sekitar angka 70%.

“Partisipasi pemilih pilkades serentak 2021 sangat bagus tadi, yang terakhir diakhir-akhir tadi yang paling kecil yang saya kontrol itu 70%,” ungkapnya.

Wabup mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun desa dengan cara menerima siapapun yang akan memenangkan pilkades. “Ini adalah pesta demokrasi tingkat desa untuk menghasilkan pemimpin tingkat desa yang bisa membangun di tingkat bawah dengan sistem demokrasi ini. Mari kita terima siapapun yang memenangkan pilkades ini kita kawal bareng-bareng untuk membangun desa,” ucapnya.

Helmi juga mengimbau kepada para kepala desa yang nantinya akan memenangkan pilkades, untuk tidak membuat acara yang mengundang kerumunan karena masih dalam masa pandemi Covid-19. “Bagi yang menang jangan membuat euforia karena sekarang kasus Covid-19 sedang menanjak, saya mohon tidak bergembira yang berlebihan jangan ada konvoi jangan ada kerumunan- kerumunan,” pungkasnya.




Komentar
Isi Komentar