Kabupaten Garut Raih Peringkat Madya Pada Kabupaten Layak Anak Tahun 2021

By: Dinas Komunikasi dan Informatika
Kamis, 29 Juli 2021
Dibaca: 66

JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) memberikan penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tahun 2021 kepada 275 Kabupaten/Kota. Penghargaan KLA diberikan kepada daerah yang mempunyai komitmen tinggi untuk mendukung pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak, melalui proses evaluasi yang dilakukan oleh tim dari Kemen PPPA, tim dari Kementerian/Lembaga dan tim independen.

Evaluasi dilakukan untuk mengukur capaian kinerja pelaksanaan 24 indikator yang telah ditetapkan yang pada akhirnya bermuara kepada Penghargaan KLA yang terdiri dari 5 peringkat, yaitu: Pratama, Madya, Nindya, Utama dan KLA

Dalam penghargaan ini sendiri, Kabupaten Garut mendapatkan Peringkat Madya bersama 7 kabupaten kota lainnya di Jawa Barat. Prestasi ini tidak lepas dari kemajuan yang dicapai Kabupaten Garut, di mana pada tahun 2019 lalu Kabupaten Garut berada di peringkat pratama, yang artinya pada tahun sekarang mengalami peningkatan peringkat dari Pratama ke Madya.

Dalam kesempatan ini, Menteri PPPA Republik Indonesia, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, menguraikan, dalam KLA tahun ini perolehan total penghargaan   KLA mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. "Tahun 2021 ini, perolehan total penghargaan KLA mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2019, dari 249 menjadi 275 Kabupaten/Kota. Tentunya, perolehan ini merupakan hasil dari menguatnya peran seluruh pihak dalam memenuhi hak dan melindungi anak-anak di Kabupaten/Kota masing-masing," ujar Menteri Bintang dikutip dari Siaran Pers Kemen PPPA RI terkait Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2021.

Ia berharap penghargaan yang didapatkan oleh daerah ini tidak menjadi tujuan akhir, melainkan menjadi penyemangat untuk semakin maju dalam memenuhi hak dan melindungi anak di daerah masing-masing. "Semoga penghargaan ini tidak hanya dilihat sebagai tujuan akhir, tetapi sebagai penyemangat untuk semakin maju dalam memenuhi hak dan melindungi anak di daerah masing-masing," ucapnya.

Ia juga berharap setiap daerah yang mendapatkan prestasi baik dalam KLA ini mampu menjadi inspirasi dan membagikan praktik-praktik baiknya kepada daerah lain.

"Besar harapan saya bahwa daerah yang telah mendapatkan prestasi baik dapat menjadi inspirasi dan dapat membagikan praktik-praktik baiknya bagi daerah lain, sehingga kita dapat maju bersama sebagai satu Indonesia," harap Bintang.

Bintang menuturkan dengan dengan kerja sama antar pemangku kepentingan, bukan tidak mungkin Indonesia mampu menuju Indonesia Layak Anak 2030 dan Indonesia Emas 2045.

"Dengan bergandeng tangan, di mana seluruh pemangku kepentingan menciptakan lingkungan yang positif, suportif dan ramah anak; yakinlah Indonesia akan bangkit menjadi negara yang maju dan hebat, menuju Indonesia Layak Anak 2030 dan Indonesia Emas 2045.  Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Indonesia Maju." tandasnya




Komentar
Isi Komentar