Wakil Bupati Garut Raih Penghargaan Bakti Koperasi dan UKM 2018

kominfo 12 Juli 2018 jam 22:35 Dibaca 10 kali 0 komentar Berita
Wakil Bupati

Kabupaten Garut kembali menorehkan prestasi. Kali ini diraih dari  bidang perkoperasian. Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, atas nama Pemerintah Kabupaten Garut meraih Penghargaan Bakti Koperasi dan UKM Tahun 2018. Selain Wakil Bupati, Kabupaten Garut meraih penghargaan yang sama kepada Ketua Primer Koperasi Kepolisian (PRIMKOPPOL) Resor Garut Enang Sunarsa untuk kategori Bhakti Koperasi dari Gerakan Koperasi kepada Enang Sunarsa, dan H. Suherman dari KPGS Cikajang untuk kategori Koperasi Produsen Berprestasi. Pemberian  penghargaan diserahkan langsung Menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah RI, Puspa Yoga, pada pada rangkaian Peringatan Hari Koperasi Nasional ke 71 di The Grandtage Hotel BSD City, Tangerang, Provinsi Banten, Rabu malam (11/07/18). Selain Wakil Bupati Garut, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa, menerima langsung Penghargaan Bakti Koperasi dan UKM Tahun 2018.
Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, usai menerima penghargaan menyatakan rasa syukur dan bangganya atas prestasi ini, yang membuktikan perkembangana perkoperasian di daerahnya berkembang pesat. "Penghargaan ini saya persembahkan untuk warga dan masyarakat Garut", katanya singkat, seraya berharap, perkoperasian di Kabupaten Garut ke depan lebih berkembana lagi demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera.
Ketua Penyelenggara Kementerian Koperasi dan UKM RI, Utung Pamuluh mengatakan Penghargaan Koperasi Berprestasi dimaksudkan memberikan penghargaan atas kinerja koperasi dalam kurun waktu tertentu dan memberikan motivasi pada koperasi untuk menjadi lebih baik. Sekaligus untuk meningkatkan citra koperasi di masyarakat.
Mekanisme penilaian berdasarkan pada Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor. 6 Tahun 2006 tentang Pedoman Pemilihan Koperasi Berprestasi. Serta teknis pelaksanaannya sesuai usulan dari masing-masing provinsi, dari 34 provinsi hanya 7 provinsi yang tidak mengusulkan Koperasi Berpreatasi Tahun 2018. Diantaranya Provinsi Papua, Provinsi Papuan Barat, Provinsi NTT, Provinsi NTB, Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara dan Kalimantan Utara.
"Persayaratan dan penilaian meliputi aspek kelembagaan, aspek usaha dan aspek keuangan. Sebanyak 50 koperasi di Indonesia yang menerima penghargaan Koperasi Berprestasi, dengan rincian jenis koperasi simpan pinjam sebanyak 11 koperasi, jenis koperasi konsumen 18 koperasi, jenis koperasi produsen 10 koperasi, jenis koperasi pemasaran 4 koperasi, dan jenis koperasi jasa sebanyak 7 koperasi", tuturnya.
Penghargaan Bakti dan UKM Tahun 2018 sendiri, imbuhnya, dimaksudkan untuk memotivasi peran serta masyarakat pada penggunaan dan pengelolaan koperasi dan ukm. Penilaiannya berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor. 5 Tahun 2015, tentang pedoman pemberian tanda penghargaan dan atau jasa.
Persyaratannya ditentukan dengan memiliki integritas moral serta keteladanan, berjasa pada bangsa dan negara khususnya melalui Koperasi dan UKM, aktif dalam memimpin dan atau mendorong peningkatan penglolaan koperasi dan UKM, serta berjuang secara terus menerus dalam mewujudkan KUKM yang mampu menjadi tulang punggung perekonomian di wilayahnya.
Penetapan penerimaan Penghargaan Bakti Dan UKM Tahun 2018 melalui keputusan Menteri Koperasi dan UKM RI Nomor 24 Tahun 2018. Dan telah ditetapkan sebanyak 60 orang di seluruh Indonesia. Hadir juga Ketua Dekopindo Nurdin Khalid dan Duta Koperasi Indonesia Dewi Motik. (MC001/Diskominfo)

Komentar

Tambahkan Komentar

*Dirahasiakan

 

Berita Terkait

Terakhir Dibaca