Kabupaten Garut Optimis Raih Kabupaten Layak Anak 2018

kominfo 24 Mei 2018 jam 15:27 Dibaca 210 kali 0 komentar Berita
Kabupaten Ga

Berkaitan dengan Penilaian Kabupaten Layak Anak 2018, Penjabat sementara (Pjs) Bupati Garut, Koesmayadie Tatang Padmadinata, menyatakan, kesungguhan Kabupaten Garut dalam upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak, telah diawali dengan komitmen Bupati Garut pada saat peringatan  Hari Anak Nasional tanggal 23 Juli 2016, melalui Deklarasi Garut Tolak Kekerasan Terhadap Anak yang ditindak lanjuti dengan terbitnya kebijakan berupa Perda No. 13 The 2016 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Dari Kekerasan. Pada tahun itu pula dibangun secara bertahap sarana dan prasarana Gedung Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Rumah Gizi dan Rumah Singgah.

Hal itu diutarakannya saat menerima Tim Verifikasi Lapangan, di Aula Bappeda, Kamis (24/5/2018). 

Terkait dengan siklus evaluasi dan pelaporan kabupaten/kota Layak Anak yang telah ditetapkan Kementrian  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PPA), bupati menegaskan, pihaknya telah melaksanakan sesuai tahapan, mulai dari Pelatihan Data KLS sebagai penilaian mandiri hingga tahap III, yaitu verifikasi lapangan.

Bupati berharap, Kabupaten Garut memperoleh nilai terbaik sebagai Jabupaten Layak Anak sebagaimana harapan masyarakat.

Sehari sebelumnya tim yang dipimpin Marzuki melakukan Verifikasi Lapangan (VL) ke Kabupaten Garut  dalam rangka evaluasi kota layak anak tahun 2018.

Ketua Tim evaluasi, Marzuki, didampingi Asisten Adminmitsarsi Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Garut, Drs. Didit Fajar Putradi, M.Si dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencanaa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Kabupaten garut, Drs. Toni, M.Si, mengunjungi beberapa titik Evaluasi "Kota Layak Anak 2018", diantaranya Puskesmas Tarogong, Kantor P2TP2A, Rumah Gizi Anak, Sekolah Dasar Negeri Sukagalih 5 Tarogong Kidul, Kecamatan Karangpawitan dan ke Puskesmas Cibatu.

Marzuki memaastikan, bersama timnya akan melakukan evaluasi  seteliti mungkin, sebab ini merupakan tahap akhir dalam menentukan maju mundurnya Kabupaten Garut sebagai terbaik dalam  pengeloalan kota layak anak 2018. Bersama tim, pihaknya memantau Garut selama dua hari (23-24/5/2018), mulai dari kantor dinas terkait, Sekolah Ramah Anak dan perlindungan anak, dimana program verifikasi secara nasional dilaksanakan setiap tahun untuk memilih "Kota Layak Anak" 

Marzuki menyatakan, setidaknya terdapat 24 indikator penilaian terhadap hak anak   yang di bagi 4 kriteria, meliputi penilaian mandiri, verifikasi administrasi, verifikasi lapangan, dan verifikasi final. Kabupaten Garut sendiri bersama dua kabupaten lainnya (kabupaten Sukabumi dan Sumedang) dinyatakan sudah lulus secara adminitrasi, dan  sebagai tahap akhir dilanjutkan dengan penilaian melalui verifikasi lapangan selama dua hari. Menurutnya, Kabupaten Garut ada dalam tahap 4 (verifikasi akhir),  dan apabila lolos akan menerima penganugrahan sebagai Kabupaten/Kota Layak Anak 2018.

Asisten Adminmitsarsi Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Garut, Drs. Didit Fajar Putradi, M.Si, menyambut baik kedatangan tim dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA). Menurutnya dengan adanya verifikasi ini akan menentukan layak tidaknya Kabupaten Garut menerima anugerah sebagai Kabupaten Layak Anak 2018.

Disisi lain, Didit berharap ada sinergitas dalam menciptakan Kabupaten Garut sebagai kabupaten  yang pantas mendapat anugerah  tersebut, dimana setiap dinas terkait selalu memberikan ruang terhadap anak yang ramah lingkungan, apalagi dinas yang berhubungan pelayan ataupun tempat yang berhubungan dengan pelayan masyarakat selayaknya selalu menyediakan tempat bermain bagi anak dan penitipan anak dengan prinsip pelayanan yang ramah dan sopan sesuai harapan pemerintah agar anak di perlakukan dengan baik dan benar.

“Bila ada kesinambungan, imbuhnya, Kabupaten Garut akan terlepas dari kekerasan dan perlakuan tidak pantas tidak akan terjadi”, pungkasnya (MC001)

Komentar

Tambahkan Komentar

*Dirahasiakan

 

Berita Terkait

Terakhir Dibaca