Ingin Menghubungkan Laptop ke TV?, Inilah Caranya

kominfo 28 Juni 2018 jam 09:57 Dibaca 133 kali 0 komentar Artikel
Ingin Menghu

Dalam mencari hiburan, banyak orang menghentikan tv kabel (atau satelit), mereka lebih memilih untuk mendapatkan program tv melalui YouTube dan situs Internet lainnya untuk menghemat biaya, bahkan gratis. Namun, mereka tidak selalu ingin menonton konten tersebut dari layar yang lebih kecil pada laptop dan perangkat lain. Solusinya? Terus fungsikan TV besar itu dengan memberinya konten langsung dari laptop Anda. Ada beberapa cara untuk melakukan hal ini, dan lebih mudah daripada yang dapat Anda bayangkan.

Hubungkan dengan Kabel. Cara termudah untuk menghubungkan laptop ke televisi Anda adalah dengan kabel yang menghubungkan masing-masing perangkat. Umumnya laptop yang dibuat pada setengah dekade terakhir memiliki port HDMI (yang merupakan singkatan dari “High-Definition Multimedia Interface”). Port HDMI terlihat seperti port USB versi lebih tipis dan panjang yang mungkin telah Anda gunakan untuk flash drive, printer, dan perangkat lain. Kebanyakan kabel HDMI tidak mahal, dan portnya mudah ditemukan pada TV Anda. Menghubungkan dua perangkat semudah menggunakan kabel ekstensi.

Atur TV ke masukan HDMI yang tepat, dan laptop langsung mengonfigurasi secara otomatis untuk memberikan pengaturan terbaik. Jika laptop Anda tidak secara otomatis menunjukkan layarnya di TV, masuk ke Panel Kontrol > Tampilan > Sesuaikan Resolusi. Pilih TV di kotak menurun yang muncul. Anda juga akan memiliki opsi untuk menggunakan resolusi yang berbeda. Coba versi yang direkomendasikan, tetapi jika Anda tidak menginginkannya, pilih saja pengaturan lainnya.

Memasang Kabel di Laptop Lama. Jika Anda menggunakan laptop lama yang tidak memiliki port HDMI, jawaban Anda mungkin port VGA. Tidak, ini bukan sebuah organisasi golf profesional. Ini adalah jenis port yang bentuknya segiempat dengan 15 pin dalam tiga baris, masing-masing berisi 5 pin. Kabel VGA hanya memberikan output video, sehingga metode ini memerlukan kabel kedua (yang disebut dengan jack 3,5 mm), yang dicolokkan ke TV dan ke port headphone laptop Anda.

Meskipun HDMI dan VGA adalah dua jenis kabel paling umum, kadang laptop atau TV membutuhkan kabel lain, seperti DisplayPort (yang menyalurkan video dan audio) atau Video Komposit (kabel yang juga hanya menyalurkan video yang memerlukan kabel kedua untuk suara).

Tentu saja, komputer dan TV Anda mungkin tidak memiliki jenis sambungan yang sama. Misalnya, TV mungkin menggunakan sambungan HDMI, tetapi komputer menggunakan DisplayPort. Tak perlu bingung dan beralih ke radio. Anda hanya perlu membeli adaptor, perangkat murah yang memiliki sambungan DisplayPort pada ujung yang satu dan sambungan HDMI di ujung yang lain. (Ada adaptor untuk kombinasi umum lainnya.) Pasang sambungan yang tepat di adaptor ke kabel yang menyalurkan konten dari laptop Anda, dan colokkan ujung satunya lagi ke TV Anda.

Seperti kabel HDMI, perangkat Anda akan otomatis mengenali satu sama lain. Jika tidak, masuk ke panel kontrol dan sesuaikan pengaturan seperti yang Anda lakukan dengan kabel HDMI.

Atur TV ke masukan HDMI yang tepat, dan laptop langsung mengonfigurasi secara otomatis untuk memberikan pengaturan terbaik. Jika laptop Anda tidak secara otomatis menunjukkan layarnya di TV, masuk ke Panel Kontrol > Tampilan > Sesuaikan Resolusi. Pilih TV di kotak menurun yang muncul. Anda juga akan memiliki opsi untuk menggunakan resolusi yang berbeda. Coba versi yang direkomendasikan, tetapi jika Anda tidak menginginkannya, pilih saja pengaturan lainnya.

Memasang Kabel di Laptop Lama. Jika Anda menggunakan laptop lama yang tidak memiliki port HDMI, jawaban Anda mungkin port VGA. Tidak, ini bukan sebuah organisasi golf profesional. Ini adalah jenis port yang bentuknya segiempat dengan 15 pin dalam tiga baris, masing-masing berisi 5 pin. Kabel VGA hanya memberikan output video, sehingga metode ini memerlukan kabel kedua (yang disebut dengan jack 3,5 mm), yang dicolokkan ke TV dan ke port headphone laptop Anda.

Meskipun HDMI dan VGA adalah dua jenis kabel paling umum, kadang laptop atau TV membutuhkan kabel lain, seperti DisplayPort (yang menyalurkan video dan audio) atau Video Komposit (kabel yang juga hanya menyalurkan video yang memerlukan kabel kedua untuk suara).

Tentu saja, komputer dan TV Anda mungkin tidak memiliki jenis sambungan yang sama. Misalnya, TV mungkin menggunakan sambungan HDMI, tetapi komputer menggunakan DisplayPort. Tak perlu bingung dan beralih ke radio. Anda hanya perlu membeli adaptor, perangkat murah yang memiliki sambungan DisplayPort pada ujung yang satu dan sambungan HDMI di ujung yang lain. (Ada adaptor untuk kombinasi umum lainnya.) Pasang sambungan yang tepat di adaptor ke kabel yang menyalurkan konten dari laptop Anda, dan colokkan ujung satunya lagi ke TV Anda.

Seperti kabel HDMI, perangkat Anda akan otomatis mengenali satu sama lain. Jika tidak, masuk ke panel kontrol dan sesuaikan pengaturan seperti yang Anda lakukan dengan kabel HDMI.

Atur TV ke masukan HDMI yang tepat, dan laptop langsung mengonfigurasi secara otomatis untuk memberikan pengaturan terbaik. Jika laptop Anda tidak secara otomatis menunjukkan layarnya di TV, masuk ke Panel Kontrol > Tampilan > Sesuaikan Resolusi. Pilih TV di kotak menurun yang muncul. Anda juga akan memiliki opsi untuk menggunakan resolusi yang berbeda. Coba versi yang direkomendasikan, tetapi jika Anda tidak menginginkannya, pilih saja pengaturan lainnya.

Memasang Kabel di Laptop Lama. Jika Anda menggunakan laptop lama yang tidak memiliki port HDMI, jawaban Anda mungkin port VGA. Tidak, ini bukan sebuah organisasi golf profesional. Ini adalah jenis port yang bentuknya segiempat dengan 15 pin dalam tiga baris, masing-masing berisi 5 pin. Kabel VGA hanya memberikan output video, sehingga metode ini memerlukan kabel kedua (yang disebut dengan jack 3,5 mm), yang dicolokkan ke TV dan ke port headphone laptop Anda.

Meskipun HDMI dan VGA adalah dua jenis kabel paling umum, kadang laptop atau TV membutuhkan kabel lain, seperti DisplayPort (yang menyalurkan video dan audio) atau Video Komposit (kabel yang juga hanya menyalurkan video yang memerlukan kabel kedua untuk suara). J

Tentu saja, komputer dan TV Anda mungkin tidak memiliki jenis sambungan yang sama. Misalnya, TV mungkin menggunakan sambungan HDMI, tetapi komputer menggunakan DisplayPort. Tak perlu bingung dan beralih ke radio. Anda hanya perlu membeli adaptor, perangkat murah yang memiliki sambungan DisplayPort pada ujung yang satu dan sambungan HDMI di ujung yang lain. (Ada adaptor untuk kombinasi umum lainnya.) Pasang sambungan yang tepat di adaptor ke kabel yang menyalurkan konten dari laptop Anda, dan colokkan ujung satunya lagi ke TV Anda.

Seperti kabel HDMI, perangkat Anda akan otomatis mengenali satu sama lain. Jika tidak, masuk ke panel kontrol dan sesuaikan pengaturan seperti yang Anda lakukan dengan kabel HDMI.

Cermin, Cermin di TV.  Sejak diperkenalkan pada bulan Juli 2015, sistem operasi Windows* 10 memungkinkan Anda mencerminkan layar komputer ke TV, pemutar Blu-ray*, atau perangkat apa pun yang kompatibel dengan standar Miracast*, yang telah ada sejak 2013. (Windows* 7, Windows* 8, dan sistem operasi lain yang lebih awal dapat mendukung standar ini juga.) Miracast* dapat dideskripsikan sebagai “HDMI melalui Wi-Fi” karena melakukan hal yang sama dengan kabel HDMI tanpa kabel—mencerminkan konten di laptop Anda ke TV yang terhubung.

Pendekatan ini memerlukan sebuah alat kecil yang disebut dongle Miracast. Perangkat kecil ini hadir dalam berbagai bentuk tergantung produsen, tetapi semuanya bekerja dengan cara yang sama: dongle dicolokkan ke port HDMI pada laptop, memungkinkan laptop “menemukan” perangkat lain seperti TV dan membuat sambungan langsung. Fungsi ini tidak memerlukan jaringan Wi-Fi.

Untuk mengubah PC menjadi penerima Miracast, cukup buka menu Mulai Windows* 10 dan buka aplikasi “Hubungkan”. Jika Anda tidak melihat aplikasi ini, Anda harus melakukan peningkatan ke Pembaruan Hari Jadi dari sistem operasi ini.

Streaming adalah Sebuah Mimpi. Cara lain untuk menghubungkan laptop dan TV dengan streaming media khusus, yang paling umum adalah Chromecast* dari Google, Streaming Stick* dari Roku, Fire Stick* dari Amazon, atau Apple TV* dari Apple.

Perangkat ini beroperasi dengan cara yang sama, jadi mari kita lihat bagaimana Chromecast beroperasi. Colokkan dongle ke port HDMI di TV, dan ini akan bertindak sebagai transmiter yang terhubung ke laptop atau perangkat seluler lainnya lewat jaringan Wi-Fi Anda.

Chromecast tidak mencerminkan konten di laptop Anda seperti metode lain dalam daftar ini. Sebagai gantinya, perangkat seluler (smartphone atau tablet yang menjalankan Android atau iOS atau komputer yang menjalankan sistem operasi Windows atau Mac OS X) bertindak sebagai remote control. Perangkat mengarahkan dongle yang dicolokkan ke TV ke konten Internet yang ingin Anda streaming.

Penyiapannya mudah. Setelah mencolokkan dongle ke TV, TV akan langsung mengenali laptop Anda dan memandu Anda menjalani proses penyiapan.

Orang-orang memperdebatkan mana alat streaming media khusus terbaik, namun kelemahan umumnya adalah:

  • Chromecast dirancang untuk orang yang terutama ingin menonton video dari komputer di TV atau streaming konten yang tersedia melalui browser. Perangkat Chromecast khusus audio juga telah diproduksi untuk orang yang ingin mendengarkan musik melalui televisi.
  • Roku Streaming Stick ditujukan untuk orang yang ingin melihat banyak koleksi aplikasi TV. Sebagian besar alat streaming dapat mengakses aplikasi audio dan video besar, seperti YouTube, tetapi Roku dianggap sebagai yang memberikan paling banyak pilihan.
  • Amazon Fire Stick digunakan untuk streaming (berbasis langganan) konten Amazon Prime Video, yang mencakup acara dan filmnya sendiri plus konten yang diperoleh dari layanan premium lainnya juga.
  • Apple TV ideal bagi orang yang mengakses banyak materi pada iTunes atau bermain game di ponsel dan tablet mereka di TV. Tidak semua alat streaming media dapat mengakses iTunes.
Ada banyak pilihan alat streaming media dengan versi berbeda yang memiliki fitur-fitur seperti navigasi suara yang memungkinkan Anda mencari konten menggunakan perintah suara. Biaya perangkat dapat bervariasi dari $35 hingga $150.
 
Menghentikan tv kabel (atau satelit) tidak berarti berhenti menonton program favorit. Dan meskipun Anda tetap menggunakan tv kabel atau satelit, mungkin ada saatnya Anda ingin melakukan streaming konten langsung dari laptop ke TV, seperti untuk menampilkan foto dan video liburan. Jadi pilih pendekatan yang paling Anda sukai, dan tingkatkan pilihan hiburan Anda.

Komentar

Tambahkan Komentar

*Dirahasiakan

 

Berita Terkait

Terakhir Dibaca