HARI PANGAN SEDUNIA KE 37 TINGKAT KABUPATEN GARUT TAHUN 2017

KETAHANAN PANGAN 13 Oktober 2017 jam 14:07 Dibaca 225 kali 0 komentar Berita
HARI PANGAN

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Garut menyelenggarakan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 37 Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2017 di Lapang Otista Alun-alun Garut pada hari Rabu, 11 Oktober 2017 dengan tema “Bersama Generasi Muda Membangun Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Pedesaan”.

Sesuai dengan tema, penyelenggaran Hari Pangan Sedunia kali ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan perhatian masyarakat Garut khususnya generasi muda akan pentingnya penanganan masalah pangan baik di tingkat nasional, regional maupun lokal Garut

Wakil Bupati Garut dr. Helmi Budiman membuka acara tersebut secara resmi, dalam sambutannya beliau mengingatkan akan pentingnya minat dan peran serta generasi muda dalam mengembangkan bidang pertanian di pedesaan.

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Garut dr. Helmi Budiman didampingi Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Garut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Garut, Kepala Bidang Konsumsi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat berkenan menyerahkan bantuan bibit tanaman pekarangan secara simbolis kepada perwakilan tokoh masyarakat untuk mendukung gerakan penanaman tanaman pekarangan di Kabupaten Garut, serta menyerahkan Sertifikat Prima 3 dan Prima 2 dari Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah Provinsi Jawa Barat kepada pelaku usaha tani penghasil produk pangan segar yang memenuhi persyaratan jaminan mutu dan keamanan pangan di Kabupaten Garut.                                

Dalam penyelenggaraannya telah dilaksanakan pula beberapa kegiatan antara lain: (1) Bakti sosial donor darah, dari pendonor sebanyak 22 orang. (2) Gerakan Minum Susu yang diikuti oleh 100 orang siswa TK  Mesjid Agung dan siswa SLBN-B Garut. Pelaksanaannya dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Garut, diikuti oleh seluruh siswa dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Garut, Para Kepala SKPD, Perwakilan BUMN, BUMD dan swasta serta para tamu undangan lainnya. (3) Gerakan Penanaman Tanaman Pekarangan dilingkungan Mesjid Agung Garut, Kelurahan Paminggir dan Kelurahan Regol Kecamatan Garut Kota. (4) Pelayanan kesehatan gratis oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) dan AKBID YPSDMI Kabupaten Garut, dengan ketua tim medis dr. Pandu. Jenis pelayanan yang diberikan yaitu : Test Cholesterol, Test Glucose, Test Uric Acid dan Konsultasi Gizi. Jumlah masyarakat yang terlayani dalam pelayanan kesehatan ini sebanyak 296 orang. (5) Pengujian keamanan pangan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Garut. (6) Lomba mewarnai gambar bagi siswa TK. (7) Lomba merangkai sayuran bagi kelompok wanita tani. (8) Promosi aneka produk olahan pangan. (9) Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat/Toko Tani Indonesia (PUPM/TTI), melalui kegiatan ini telah terjual beras medium sebanyak 3.620 kg dengan harga Rp. 8000,-/ kg, serta berbagai aneka sayuran untuk memenuhi kebutuhan masyarkat.

 Lomba mewarnai antar siswa TK dimenangkan oleh Aqeela sebagai Juara 1, Rizqianu Juara 2 dan Aldea Juara 3, ketiganya dari TK Mesjid Agung Garut, sedangkan lomba merangkai sayuran Juara 1 diraih oleh KWT Sugih Mukti Kecamatan Cisurupan, Juara 2 KWT Cempaka Mulya Kecamatan Bayongbong, dan Juara 3 KWT Cibuntu Kecamatan Samarang.

Kegiatan promosi produk pangan diikuti oleh 50 pelaku usaha dari berbagai unsur antara lain : TP. PKK Kabupaten Garut, Lumbung Pangan Masyarakat (LPM), Kelompok Wanita Tani (KWT), Kelompok Tani (Poktan), Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Desa Mandiri Pangan (Demapan), Koperasi Peternak Puyuh (Kopnakpuy), Koperasi Peternak Kelinci (Kopnakcik), PUMP, Assosiasi Pasar Tani (Aspartan), Kampung Sampireun Resort dan Spa, Kamojang Green Hotel dan Resto, Beras Liwet 1001, PD Lauk Leutix, PT Indomarco, PT Andalan Prima Indonesia, Assosiasi Pelaku Usaha Kopi, Komunitas Hidroponik Garut, dan Sekolah Luar Biasa Negeri Type B Garut.

 

Dengan terselenggaranya Hari Pangan Sedunia ini kami berharap semoga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya generasi muda dalam upaya penanganan ketahanan pangan di Kabupaten Garut.

Komentar

Tambahkan Komentar

*Dirahasiakan

 

Berita Terkait

Terakhir Dibaca