GELAR PANGAN MURAH KE 2

KETAHANAN PANGAN 9 Mei 2018 jam 10:34 Dibaca 474 kali 2 komentar Berita
GELAR PANGAN

Gejolak harga pangan hingga saat ini masih menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi pemerintah dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan. Harga pangan yang berfluktuasi akan mempengaruhi kesejahteraan petani selaku produsen pangan maupun masyarakat luas selaku konsumen akhir. Oleh karena itu, stabillitas harga pangan menjadi salah satu tujuan prioritas dalam pembangunan nasional.

Salah satu terobosan Kementerian Pertanian dalam mengatasi gejolak harga pangan, yaitu Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) melalui kegiatan Toko Tani Indonesia (TTI). Kegiatan tersebut sebagai upaya pemerintah untuk menjaga harga wajar di tingkat produsen serta mempermudah aksesibilitas pasokan dan harga di tingkat konsumen.

Dalam rangka memfasilitasi PUPM melalui TTI maka dibentuk Toko Tani Indonesia Center (TTI Center) agar dapat memberikan kontribusi dalam kelancaran distribusi pangan, pemasaran komoditas pangan ke masyarakat dengan harga yang terjangkau, ketersediaan pasokan dan kemudahan akses dalam mendapatkan pangan murah. TTI Center adalah  lembaga yang melakukan pengelolaan arus informasi pengadaan pasokan pangan dalam pendistribusian dari Gapoktan/LUPM/Pemasok ke TTI dan konsumen.

Keberadaan TTI Center diharapkan mampu memangkas mata rantai distribusi komoditas pangan yang dipasarkan langsung melalui TTI dan TTI Center sehingga harga dapat selalu dikendalikan lebih rendah daripada harga pasar pada umumnya.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan Toko Tani Indonesia Center (TTI Center) Kabupaten Garut adalah Gelar Pangan Murah. Gelar Pangan Murah merupakan kegiatan penyaluran pangan kepada masyarakat secara langsung dari TTI Center.

Gelar Pangan Murah TTI Center untuk bulan ini dilaksanakan pada hari Selasa dan Rabu tanggal 8 dan 9 Mei 2018 bertempat di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Garut.

Gelar Pangan Murah yang dilaksanakan TTI Center memberikan banyak manfaat bagi berbagai pihak. Para petani produsen akan mendapatkan harga jual yang relatif lebih baik karena rantai tata niaga lebih pendek, sedangkan masyarakat konsumen dapat dengan mudah memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau.

Komentar

  • fikri 18 Jul 2018 16:13
    baguus
  • Judix 7 Aug 2018 13:07
    OkRvpb http://www.LnAJ7K8QSpfMO2wQ8gO.com
Tambahkan Komentar

*Dirahasiakan

 

Berita Terkait

Terakhir Dibaca